Arsip untuk ‘1’ Kategori

Post

Tips & Trik Memotret

In 1 on 26 April 2011 oleh sodik

1. Teruslah Memotret

Motret sebanyaknya saja. Dengan kamera digital nggak ada ruginya sama sekali, tinggal seleksi hasilnya, yang jeleknya dihapus, yang bagusnya dipindahin ke harddisk.
Ambil dari berbagai sisi, angle, jarak, mungkin dengan diafragma dan lensa yang berbeda. Lama-kelamaan anda akan tahu mana angle terbaik anda, dan angle mana yang terbaik untuk suatu object tertentu. Feel-nya akan terasah.
Pekalah terhadap moment yang nggak mungkin terjadi lagi.
Untuk object yang kemungkinan bergerak, bergerak-gerik atau bergerak-gerak bisa menggunakan continuous mode.

2. Sudut pandang yang Nggak Biasa

Orang sudah biasa lihat bunga. Foto bunga akan terasa biasa kalau difoto secara biasa saja. Maka untuk membuat foto bunga yang lebih menarik, cari sudut yang berbeda, pencahayaan, kedalaman, dan komposisi yang unik juga.
Menemukan posisi memotret yang unik yang menghasilkan gambar yang tidak biasa juga pengalaman yang mengesankan, apalagi posisi tersebut sulit diulang orang lain. Seperti memotret pesawat yang sedang tinggal landas dan posisi anda di ujung landas pacu.
Fotografer NG kadang harus menunggu 3 bulan di margasatwa Africa untuk mendapatkan hasil terbaik.

3. Siap Siaga

Moment bisa saja terjadi tiba-tiba, bisa juga bisa diprediksi. Maka diperlukan kesiapan mental dan alat anda untuk bisa memotretnya. Apakah fokusnya sudah disiapkan dulu, ataukah moncong kamera sudah diarahkan ke arah posisi di mana kemungkinan moment bisa terjadi, seperti memotret senja, pastinya moncong diarahkan ke tempat matahari tenggelam.
Perhitungkan juga waktu delay kamera. Kamera poket biasanya waktu delaynya lama, sehingga sering kehilangan moment. Untuk candid acara perkawinan, pake SLR atau DSLR, jangan pake pocket.

Pada foto di atas, saya sudah menyiapkan fokus dan arah kamera ke depannya bunga, begitu kumbang mendekat bunga langsung tembak! Meski tidak sesedarhana itu, karena harus menunggu kumbang yang belum tentu datang ke bunga itu. Jadi butuh kesabaran juga.
Motret juga harus memperhitungkan waktu atau musim. Motret kupu-kupu, pagi banget ketika kupu-kupu masih ngatuk, atau agak siangan ketika mereka istirahat.
Motret senja sebaiknya musim kemarau, dan sangat bagus kalau pada saat siangnya sangat panas. Jadi kalo pas kemarau ketemu siang yang sangat panas, bersiaplah untuk memetik senja nan indah!

4. Peralatan Sesuai dengan Kebutuhan

Apakah kita akan membawa semua peralatan yang kita punya untuk sebuah hunting/pemotretan? Tentu kita akan kelelahan sebelum pemotretan dimulai, kecuali kita punya caddy. Atau kecuali alat kita, ya cuma satu set itu.
Untuk landscape, tripod adalah peralatan wajib. Sedangkan dalam candid di acara perkawinan, justru sebaliknya.

5. Fokus pada Suatu Subject

Kadang moment unik suatu subject terjadi manakala kita sedang fokus ke subject tersebut. Sebab ketika kita sedang fokus ke sebuah subject, semua moment, aspek dan detail subject akan nampak kepada kita.
Karenanya penting untuk memfokuskan diri pada sebuah subject ketika kita berburu, dengan demikian kita akan menemukan banyak hal tentang subject. tersebut, sebab indera dan jiwa kita menjadi lebih peka.
Ketika saya sedang berburu awan, saya menemukan komposisi awan yang sejajar dengan kabel listrik:

Ketika saya sedang berburu dengan macro, saya menemukan dua satwa yang sedang bercengkrama:

6. Tiga Kunci Rahasia Foto Bagus

Foto bagus adalah foto yang menyampaikan pesan secara jelas dan menarik. Untuk menciptakannya, miliki 3 kunci rahasia berikut:
Bagusnya SUBJECT
Bagusnya KOMPOSISI
Bagusnya PENCAHAYAAN
jika anda menggunakannya, dijamin foto anda bagus

7. Momen Fotografi

Salah satu pengertian momen adalah a time of excellence

Pada fotografi di mana subject, komposisi atau pencahayaan berubah secara waktu, maka sebuah momen fotografi bisa terjadi.

Momen fotografi adalah saat di mana subject, komposisi dan pencahayaan pada keadaan terbaiknya dan dalam keseimbangan yang sempurna. Decisive Moment.

8. Memilih Subject

Subject foto adalah subject pesan yang ingin disampaikan fotografer.

Seperti dalam sebuah surat, subject atau perihal,
adalah pesan itu sendiri. Kadang-kadang subject ditulis secara verbal, misalnya: pernyataan cinta,
kadang secara abstrak, misalnya dengan sampul pink bergambar love,
kadang secara posisi perangko.

Memilih subject bisa menjadi 3 kejadian:

- subject sudah ditentukan oleh pemberi order atau panitia lomba
- subject ditentukan fotografer sebelum berangkat hunting
- subject ditentukan mendadak ketika ketemu object yg akan difoto

Kadang-kadang kita memotret object yang bagus,
tetapi hasilnya tidak memuaskan, salah satu penyebabnya adalah
kita tidak menetapkan subject ketika memotretnya.

Asal jepret, tidak mempertimbangkan subject,
berarti menyepelekan peranan otak dan hati.
Hasilnya pun akan disepelekan oleh otak dan hati.

Setelah subject dipilih dipilih, barulah pekerjaan komposisi.

9. Komposisi

Komposisi yang bagus meliputi aspek2 :
kesederhanaan
keserasian
keseimbangan
kesatuan
keleluasaan
pergerakan
kenyamanan
keunikan

KESEDERHANAAN

kalau masih ada bagian dalam foto yang tidak perlu atau tidak mendukung subject maka bisa disederhanakan
perhatikan background, sederhana tidaknya foto kerap kali ditentukan background-nya
hanya ada satu object dominan, atau satu warna dominan, atau satu bentuk dominan, atau satu hal lainnya, adalah sebuah penyederhanaan
menentukan sebuah POI (point of interest) adalah pendekatan kita untuk mencapai keserhanaan
Keep It Sweet & Simple

KESERASIAN

serasi dalam bentuk, serasi dalam warna, serasi dalam ukuran, serasi dalam posisi
acuannya adalah POI, jika elemen lain memperkuat POI, bisa dibilang serasi

KESEIMBANGAN

Posisikan POI secara tepat untuk mencapai keseimbangan gambar
Gunakan aturan sepertiga ‘The Rule of Third’

aturan sepertiga posisikan POI pada salah satu persilangan tersebut
Jumlah objek atau sub objek usahakan ganjil

KESATUAN

hanya ada satu pesan kuat yang muncul dari foto, karena semua elemen foto bersatu dalam pernyataan subject

KENYAMANAN

jangan letakkan POI tepat di tengah-tengah, istilahnya dead center.
jangan ada garis horisontal melintang di tengah foto, usahakan garis membentuk diagonal atau kurva
horison harus horisontal, jangan miring, kalo mau moto miring, jangan sertakan horison
letakkan POI di atas atau di bawah garis horison, jangan memotong

KELELUASAAN

berikan ruang di sekitar POI untuk relaksasi mata sesudah melakukan pengamatan terhadap sebuah objek tersebut
jadi usahakan objek di sekitar POI sangat sederhana atau polos
jangan menaruh POI atau objek lain yang bisa memancing perhatian terlalu di pinggir, berikan ruang untuk memulai atau mengakhiri pandangan
kalau ada objek-objek yang berdekatan, berilah jarak di antaranya, atau buatlah overlap.

PERGERAKAN

gerakkan pandangan mata penikmat foto melalui penyajian garis dan perspektif, atau melalui gradasi warna atau cahaya
pada titik berat foto, berikan kedalaman atau tuntun keluar dari titik tersebut

KEUNIKAN

Tidak ada foto yang sama. Maka jangan takut memotret object yang sama. Karena mungkin saja kita menciptakan foto yang lebih bagus.
Setiap pergeseran posisi kita dalam memotret meski hanya satu inchi bisa menghasilkan perbedaan significant.
Banyak faktor yang membuat foto berbeda: sudut pengambilan (angle), angle view (wide angle atau sebaliknya), zoom atau mendekati object, vertikal atau horisontal atau diagonal, arah cahaya, waktu, kesehatan kita, dsb.

Post

MENGHITUNG NILAI RESISTOR PADA RANGKAIAN LED

In 1 on 16 April 2011 oleh sodik


LED adalah komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor jenis dioda yang mampu memencarkan cahaya. LED mampu menghasilkan cahaya yang berbeda beda menurut semi konduktor yang digunakan dan jenis bahan semi konduktor  tersebut akan menghasilkan panjang gelombang yang berbeda sehingga cahaya yang dihasilkan bebeda pula.
CARA KERJA LED :
Karena LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam  hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari  anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V –  3,5 V menurut karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.
Gambar LED :
Tegangan kerja / jatuh tegangan  pada sebuah menurut warna yang dihasilkan :
1. Infra merah : 1,6 V
2. Merah : 1,8 V – 2,1 V
3. Oranye : 2,2 V
4. Kuning : 2,4 V
5. Hijau : 2,6 V
6. Biru : 3,0 V – 3,5 V
7. Putih : 3,0 – 3,6 V
8. Ultraviolet : 3,5 V
Berdasarkan Hukum Ohm,  V=I.R
Keterangan : V = tegangan,  I = arus listrik,  R = Resistor.
Apabila kita mencari nilai resistor maka : R = V/I
R =(Vs-Vd) / I
Vs = tegangan sumber(batry,accu,power suply).
Vd = jatuh tegangan.
Contoh : Misal kita mempunyai sebuah LED warna merah (memiliki jatuh tegangan 1,8 Volt) yang akan dinyalakan menggunakan  sumber tegangan(misalnya accu) : 12Volt maka kita harus mencari nilai resistor yang akan dihubungkan secara seri dengan LED. Untuk led yang digunakan sebagai indikator rangkaian kita menggunakan arus minimum agar led tahan lama yaitu 10mA. Apabila kita menginginkan led sebagai aksesori(cahaya yang terang) kita menggunakan arus maksimum yaitu 20mA. Sebagai contoh kita akan merangkai led sebagai aksesori maka kita menggunakan arus maksimum 20mA. Jadi dari masalah diatas dapat diketahui : tegangan yang digunakan : 12V, jatuh tegangan : 1,8V, dan Arus listrik : 20mA=0,02Ampere. R=(12-1,8) / 0,02 = 510 ohm.
Untuk menghitung nilai resistor seri led secara cepat menurut Gelora Elektronik Kursus adalah 100X selisih tegangan sumber dikurangi tegangan led : R seri dalam satuan ohm.
R=100X(12-1,8) =1.020 Ohm, bisa kita bulatkan 1K karena dipasaran tidak ada yang jual 1.020 Ohm.
Menghitung nilai resistor secara parallel
:
R LED Merah=(12 V- 1.8V) /0.02 A = 510 ohm.
R LED Biru(12V – 3V) / 0.02 A = 450 ohm.
Menghitung resistor secara seri :
R = (12V – 9.6 V) / 0.02 A = 120 ohms
Mennghitung resistor pada LED nyala putih(super bright)
Kita memiliki 3 buah led nyala putih(super bright) dan akan kita nyalakan dengan mengguynakan accu 12 Volt maka
R= (12V – (3.6 V x 3) / .0,3 A = 40Ω
Gambar LED super bright :

 
Catatan : Untuk indikator pada rangkaian kita menggunakan arus 10mA agar led tahan lama sedangkan untuk aksesori yang menyala lebih terang kita menggunakan arus maksimum 20mA

Post

Garis dan Bentuk (Master Composition)

In 1 on 14 April 2011 oleh sodik

Garis dan Bentuk Anda perlu melatih mata Anda untuk melihat garis dan bentuk dalam sebuah gambar. Mereka membangun blok dalam foto anda. Masing-masing dapat digunakan untuk meningkatkan gambar Anda untuk memastikan Anda mendapatkan pesan secara efektif. garis horizontal, misalnya, membawakan pesan tenang – memikirkan orang tidur atau cakrawala yang jauh. garis vertikal, seperti pohon atau gedung pencakar langit menawarkan suatu keadaan yang lebih dinamis, terutama saat tembakan diambil dalam format potrait untuk menekankan tinggi nya. Yang paling kuat dari semua adalah diagonal. Ini adalah garis yang memotong pandangan Anda dan membawa Anda ke dalam gambar. Hal ini dapat digunakan untuk menciptakan rasa kedalaman dan gerakan, dan membawa bidang datar foto menjadi lebih hidup. Garis horizontal Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, garis ini adalah garis yang paling ‘tenang’, membawa perdamaian ke foto Anda. Bayangkan, garis cakrawala secara langsung melalui pusat foto Anda, bayangkan luas langit yang sama di setiap sisi landscap nya, di saat yang sama bayangkan anda sedang dalam perjalanan ke sebuah foto kusam! secara alami, tidak selalu harus seperti ini prakteknya tapi praktek yang baik untuk berpikir tentang unsur� apa yang lebih mengesankan dalam foto anda dan mengabadikan cakrawala yang lebih tinggi atau lebih rendah untuk menekankan hal itu. Anda dapat membuatnya menjadi lebih ekstrem. Untuk benar-benar menghadirkan matahari terbenam yang menakjubkan, penuh pelek terang, awan menarik, menemukan topik yang akan membuat siluet mencolok, kemudian membuat hal kecil di bagian bawah frame Anda. Lapisan garis horizontal dapat memberikan ritme untuk gambar Anda – memikirkan gelombang pecah di pantai, gelombang lebih masuk ke tampilan dan cakrawala di latar belakang. ‘ritme’ garis tersebut bisa menjadi subyek itu sendiri. Garis vertikal Kuat, dinamis. Kombinasikan garis horizontal dengan ini untuk menciptakan hasil yang lebih kuat. Ketika kita berpikir tentang garis vertikal, kita berpikir tentang pohon, bangunan dan orang. Jika Anda ingin menekankan tinggi nya, cobalah beralih ke format vertikal untuk foto Anda – Anda dapat meningkatkan ukuran mereka, meskipun kekuatan mereka akan dicerminkan oleh sisi terpanjang frame. Sebaliknya, Anda dapat membuat garis vertikal seolah-olah mereka meledak keluar dari gambar itu jika Anda memilih format lansekap, menjalankan ujung atas dan bawah garis keluar dari frame. Beruntung, keuntungan digital berarti kita dapat benar konvergen vertikal dengan kemudahan dalam pasca-produksi, semakin memperkuat kekuatan garis vertikal. Garis diagonal Yang paling menarik dan secara visual menarik garis. Mereka dapat membawa Anda ke dalam bingkai ke pusat perhatian oleh yang paling dinamis rute. Sebagai pemirsa kita cenderung lebih memperhatikan subyek memotong melalui visi kami. Hindari membelah frame secara langsung menjadi dua dengan menjalankan garis diagonal dari satu sudut yang lain – karena gambar cenderung akan kehilangan makna. Ini lebih menarik untuk memiliki diagonal mulai hanya untuk satu sisi sudut dan terus melalui bingkai ke sisi lain dari sudut yang berlawanan. Anda akan memiliki gambaran yang lebih seimbang yang bekerja dalam batas-batas frame. Bentuk Yang paling aktif bentuk menggunakan garis diagonal – segitiga merupakan blok bangunan yang menarik untuk gambar Anda. Tiga belah pihak juga memperkenalkan angka ganjil dalam kosa kata fotografi. Selain sebagai subjek berbentuk segitiga, pikirkan tentang struktur foto Anda – ada tiga unsur Anda bisa bergabung bersama-sama dengan garis imajiner untuk membentuk sebuah segitiga? bentuk bersisi empat seperti persegi dan persegi panjang cermin empat sisi bingkai foto – ada konflik tidak ada, sehingga pengalaman menonton ini tidak menyerap. Namun, mereka dapat digunakan bersama Diagonal-diagonal dan segitiga untuk menghasilkan gambar lebih menarik.

Post

Mengenal Lebih dalam Feature PFC pada PSU

In 1 on 4 April 2011 oleh sodik

ernahkah ketika Anda mengerjakan tugas di depan PC (Personal Computer) tiba-tiba komputer yang Anda pakai me-restart dengan sendirinya? Bila ya, maka dapat dipastikan kondisi aliran listrik di tempat Anda tinggal tidak stabil disebabkan oleh banyak faktor.  Hal tersebut sangat umum terjadi di Indonesia, dimana masih banyak daerah yang kekurangan pasokan listrik, terlebih lagi pada daerah yang padat penduduknya.

Salah satu komponen pada PC yang berperan penting dalam menjaga kestabilan listrik untuk sistemrig komputer Anda adalah PSU (Power Supply Unit).  Ya PSU, ibarat jantung manusia, PSU memiliki andil besar dalam menjaga keberlangsungan hidup periferal komputer Anda lainnya.  Saat ini kebutuhan akan power supply komputer yang berkualitas menjadi semakin penting semenjak digulirkannya kebijakan hemat energi dan isu pemanasan global.

Masih lekat dalam ingatan penulis, sekitar 6 tahun lalu, power supply komputer hanya memiliki daya sekitar 150-200 watt.  Daya “sekecil” itupun belum tentu habis terpakai oleh semua periferal komputer saat itu, sehingga tidak jarang banyak orang menganggap remeh pentingnya power supply komputer yang berkualitas.  Pada saat itu, periferal PC memang tidak meminta daya yang terlalu besar.  Selain itu masalah stabilitas-pun menjadi faktor yang tidak terlalu dipikirkan, karena kebutuhan listrik untuk 6 tahun lalu masih dalam angka aman dan stabil di Indonesia.

Hal sebaliknya dijumpai saat ini.  Hampir semua komputer generasi baru sudah tidak berjalan pada frekuensi MHz lagi melainkan mencapai batas GHz.  Secara otomatis, kebutuhan daya yang diminta juga semakin besar.  Namun tidak hanya dayanya saja yang besar, power supply komputer juga harus bisa memberikan suplai listrik yang stabil berkelanjutan.  Sangat sering ditemukan kasus komputer bermasalah akibat suplai listrik yang tidak stabil.

Berbekal hal tersebut, banyak produsen PSU berlomba-lomba membuat power supply dengan daya besar, selain itu mereka juga menambahkan featuter tambahan, yaitu Power Factor Correction (PFC).

Apa sih PFC itu? Secara harfiah PFC adalah suatu feature yang berfungsi untuk memperbaiki aliran listrik yang dikonsumsi oleh peralatan elektronik (dalam hal ini PC).  PFC ada jenis, yaitupassive PFC (pPFC) dan active (aPFC).  Efektivitas passive PFC tidak sebaik active PFC.

Secara sederhana, Power Factor (PF)  merupakan tingkat efisiensi yang ada pada sebuah instalasi listrik.  Misalnya, kapasitas listrik PLN rumah Anda adalah 2200 Watt (asumsi 10A x 220V) dengan nilai PF sekitar 50-60%, maka rumah Anda sebenarnya hanya dialiri listrik antara 1100-1320 Watt.  Jika lebih dari itu, kemungkinan besar MCB meteran listrik rumah Anda akan turun karena kelebihan beban.

Apa yang membedakan PSU PFC dengan non-PFC? , yaitu stabilitas konsumsi daya listrik.  Pada power supply non- PFC angka beban sistem sering turun naik dengan interval cukup tinggi.  Tentu saja hal ini membuat konsumsi rata-rata total listrik menjadi lebih besar dibandingkan PSU active PFC.  Sebenarnya perbedaan konsumsi daya listrik PSU PFC dengan PSU non-PFC relatif kecil, namun penurunan tagihan listrik baru akan terasa setelah penggunaan dalam jangka waktu yang lama.

Kapan PFC dibutuhkan untuk saya? Dalam keadaan normal (daya listrik tempat Anda tinggal tinggi, minimal 2200 VA), penggunaan active PFC dan passive PFC sebenarnya tidak terlalu signifikan.  Situasi tadi tentunya berbeda dengan daya PLN rumah yang pas-pasan (1300VA atau kurang).  Dalam kondisi ini feature PSU active PFC mampu memberikan manfaat yang signifikan pada penurunan biaya listrik bulanan Anda.

Lalu Bagaimana langkah saya selanjutnya? Selisih harga yang jauh antara PSU active PFC dengan PSU passive PFC menjadikan PSU active PFC menjadi kurang ekonomis.  Namun apabila anda menginginkan periferal komputer mahal yang anda miliki ingin berumur panjang dan memiliki kestabilan sistem baik, maka harga yang anda bayarkan rasanya cukup untuk sebuah PSU dengan feature active PFC.

Lalu setelah tahu manfaat PFC itu, bagaimana tips untuk memilih PSU berjenis active PFC

  1. Cek PSU yang Anda beli, bila terdapat tulisan Active PFC, kemungkinan besar power supply tersebut memang active PFC.  Selain itu adalah passive PFC.
  2. Cek keterangan pada stiker yang ditempel di PSU.  Apabila tidak ada pilihan tegangan 110/220 V atau 115/230  dan hanya tertulis 100-240 V atau 90-264 V, maka kemungkinan besar power supply tersebut adalah active PFC

 

Post

Memeriksa Hasil Perawatan PC

In 1 on 4 April 2011 oleh sodik

Kondisi Yang Perlu Diketahui Dari Komponen.

Dalam mendiagnosis kerusakan pada komponen komputer, terlebih dahulu perlu diketahui keadaan normal dari komponen tersebut. Berikut kondisi dari masing-masing komponen yang perlu diketahui:

a) Casing

Casing komputer jarang mengalami gangguan karena fungsinya hanya sebagai tempat atau pelindung dari komponen komputer. Sehingga kondisi yang perlu diperhatikan terletak pada kekuatan dan keindahan dari case komputer. Selain itu dalam sebuah case masih terdapat beberapa komponen seperti fan, saklar dan led indikator. Untuk mengetahui kondisi dari komponen ini perlu dilakukan pengecekan langsung di dalam case komputer. Perlu diperhatikan kabel saklar dan led perlu ditata atau diikat dengan rapi . Kebersihan dari case perlu diperhatikan karena case sangat mudah kotor dari debu dan sarang serangga.

b) Disk Drive

Untuk mengetahui kondisi diskdrive dapat dilakukan dengan mencoba memasukkan disket. Pastikan disket yang digunakan adalah disket yang bagus dan sudah di coba di diskdrive yang masih bagus. Hasil dari pembacaan disket dapat diamati dari lama tidaknya membaca disket dan suara yang dihasilkan ketika membaca disket. Jika pembacaan file cepat dan suara yang dihasilkan halus maka disk drive dipastikan masih bagus. Dan jika suara yang dihasilkan sangat keras dan sering mengalami kegagalan dalam membaca file, diskdrive sudah mengalami gangguan sehingga perlu dilakukan pengecekan. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam diskdrive yaitu lampu indikator dari disk drive. Lampu indikator ini hanya menyala jika sedang mengakses diskdrive saja. Jika diketahui lampu diskdrive tidak menyala saat mengakses floppy atau menyala terus walaupun tidak mengakses flooppy maka dapat dipastikan diskdrive mengalami gangguan.

c) CD ROM atau CD RW

Untuk mengetahui kondisi CD ROM atau CD RW masih baik atau tidak, dapat dilakukan dengan memasukkan CD. Dengan memperhatikan kecepatan membaca file dan suara yang dihasilkan ketika membaca sebuah CD dapat diketahui CD ROM atau CD RW masih baik atau tidak. Suara yang bising dan kadang ada suara “krak” perlu diperhatikan kondisi dari CD-ROM atau CD-RW sudah mengalami gejala kerusakan pada bagian mekanik. Sedangkan jika CD mengalami gangguan ketika membaca CD dapat diakibatkan oleh optik kotor atau mengalami kerusakan.

d) Hard disk

Kondisi hard disk dapat dilihat dari dua sisi yaitu software dan hardware. Namun untuk keakuratan dan ketepatan lebih baik jika digunakan software. Dari sisi hardware hanya dapat diketahui kondisi hard disk jika sudah mengalami gejala kerusakan yaitu dari suara hard disk yang mulai berisik saat diakses. Sedangkan dari sisi software dapat diketahui kondisi hardware secara lebih mendalam meliputi kondisi ruang kosong hard disk, fragmentasi file, dan ada tidaknya bad sector pada hard disk. Untuk mengetahui kondisi hard disk dapat digunakan tool yang sudah tersedia dalam sistem operasi windows, yaitu scandisk dan disk defragmenter.

e) VGA Card

Kondisi yang perlu diperhatikan untuk VGA Card yaitu dengan memperhatikan putaran fan pada chipset VGA card tetap lancar tanpa ada bunyi yang berisik. Sedangkan untuk sisi software dapat digunakan tool direct X, dengan tool ini dapat diketahui ada trouble atau tidak.

f) Memori

Untuk memastikan RAM terpasang dengan benar pastikan tidak adanya bunyi 1,2,dan 3 beep untuk AMI bios, 1-4-1, 14-2, atau 2 beep untuk bios phoenix. Selanjutnya setelah setelah sistem dapat berjalan dengan normal hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan memori oleh sistem. Dengan sebuah tool seperti freeRAM xp pro dapat diketahui kondisi ruang kosong dari RAM, dengan tool ini dapat dilakukan penyegaran terhadap RAM atau pembersihan RAM dari program yang tak terpakai sehingga RAM dapat bekerja optimal.

g) CPU (Central Processing Unit)

Kondisi CPU yang perlu dipantau adalah penggunaan resource dan suhu pada prosessor tersebut. Untuk suhu prosessor dipengaruhi dari heatsink dan fan yang digunakan. Untuk itu kondisi heatsink harus dipastikan menempel erat dengan prosesor, sedangkan untuk fan harus dipastikan dapat berputar dengan lancar dan memiliki puratan minimum 5400 rpm. Satu hal lagi yang sangat penting adalah penggunaan tegangan pada prosesoor atau sering disebut VCORE. VCORE harus dalam lingkup toleransi, karena jika tegangan kurang atau lebih akan bermasalah pada CPU, semua kondisi di atas dapat dilihat dalam BIOS khususnya pada menu hardware monitor atau untuk motherboard tertentu sudah menyediakan tool untuk memantau kondisi dari suhu dan tegangan prosesor.

h) Power Supply

Untuk kondisi power supply yang perlu diperhatikan adalah tegangan keluaran 12 volt dan 5 volt nya. Untuk mengetahui tegangan ini dapat digunakan multimeter atau dengan melihat dalam BIOS khususnya pada menu hardware monitor.

i) Motherboard

Kondisi yang perlu diperhatikan dalam motherboard adalah suhu dan fungsionalitas sistem itu sendiri. Untuk suhu dapat diketahui dari hardware monitor atau mengunakan tool bawaan motherboard. Sedangkan untuk fungsionalitas sistem dapat diketahui dengan melihat tampilan hasil pada device manager.

j) Expansion card

Kondisi secara umum yang perku diketahui pada expansion card
adalah posisi expansion card yang telah terpasang dengan sempurna pada pca slot ISA atau PCI dengan benar. Jika komponen ini telah terpasang dengan benar maka komponen tersebut akan terdekteksi oleh sistem, dan selanjutnya tinggal menginstall driver yang sesuai. Komponen yang sudah dikenal oleh sistem akan otomatis terdeteksi dan dapat digunakan oleh sistem PC.

 

 

Tool Atau Program Check Komponen

a) Bios

Bios merupakan firmware yaitu sebuah tool yang telah disediakan dalam motherboard. Cara untuk masuk kedalam bios tergantung dari merk bios yang digunakan. Untuk jenis bios AMI AWARD dengan menekan tombol del saat start komputer, sedangkan untuk bios yang lain dengan menekan F2 atau F1 (tergantung optional di BIOS). Bios dapat digunakan untuk mendeteksi hard disk yang terpasang dan dapat juga digunakan untuk mengetahui kondisi suhu dari CPU, dan motherboard. Selain mendeteksi suhu dapat juga digunakan untuk mendeteksi kecepatan putaran fan CPU dan FAN system motherboard. Tegangan juga dapat diketahui dari bios, tegangan yang dapat dimonitor adalah tegangan pada CPU atau VCORE serta, tegangan 3.3 volt, 5.0 volt dan tegangan 12 volt.

 

b) Device manger

Device manager digunakan untuk mengetahui kondisi komponen PC secara menyeluruh. Yaitu kondisi bahwa komponen sudah dapat dideteksi oleh sistem atau kondisi komponen tidak mengalami trouble pada drivernya. Device manager juga dapat digunakan untuk menghidupkan dan mematikan komponen untuk keperluan tertentu. Dari device manager inilah dapat dilakukan update driver.

 

c) Disk defragmenter

Disk defragmenter merupakan tool bawaan windows, tool ini digunakan untuk merawat hard disk dari file yang terfragmentasi. File yang terfragmentasi akan mengurangi space hard disk dan akan memperlambat sistem.

 

d) DirecxtX

DirectX digunakan untuk mendiagnosis secara keseluruhan komponen yang berhubungan dengan multimedia, seperti VGA card, soundcard, dan LAN card. Selain digunakan untuk mengetahui kondisi di atas directX juga dilengkapi dengan tool yang mampu digunakan untuk mendiagnosa sebuah komponen dalam kondisi trouble atau tidak. Untuk VGA card dilengkapi dengan test directdraw dan test direct3D, untuk sound dan music dilengkapi dengan test direct music dan test direct sound.

 

e) Scandisk

Scandisk digunakan untuk melakukan perawatan hard disk dan system, meliputi: file alocation table, struktur file, ada tidaknya bad sector dalam hard disk. Tool ini akan otomatis dijalankan saat start ketika terjadi unclean shutdown akibat gagal listrik atau salah menekan tombol power. Tool scandisk dapat dipanggil dari start programaccesoriess system tool scandisk. Setelah terlihat  maka akan disediakan pilihan untuk memilih drive apa yang akan discan dan juga terdapat dua pilihan jenis scan yang diberikan yaitu standard format dan trough format. Standard format hanya akan mengecek file dan foler yang error, sedangkan through digunakan untuk men-scan file dan folder dari error ditambah dengan scan surface hard disk, dimana akan ditunjukkan hasil report meliputi kapasitas, ruang kosong hard disk, ada atau tidaknya bad sector, jumlah file dan folder termasuk yang terhidden dapat terlihat dalam report scan disk.

 

f) Free RAM XP pro 1.40

Free RAM XP pro 1.40 merupakan freeware, tool ini digunakan untuk memonitor pengunaan dari resource dari RAM, CPU, virtual memory, penggunaan memory secara menyeluruh dalam sistem, dan lama uptime sebuah komputer. Sedangkan perintah go digunakan untuk membersihkan RAM dari penggunaan program yang tak terpakai lagi. Hasil akhirnya akan ditampilkan report hasil dari pembersihan dengan tool freeRAM XP pro 1.4. Kita dapat diketahui perbedaan dari jumlah free space dari sebelum dilakukan pembersihan dan setelah dilakukan pembersihan.

 

Post

KERUSAKAN

In 1 on 17 September 2006 oleh sodik

deteriorasi barang  dengan hilangnya mutu, massa, berat, waktu, keterbatasan tempat.
Kerusakan  terdiri dari berbagai tipe. Ketika suatu barang rusak dihancurkan dan sumber daya menghilang, maka barang sedang mengalami kerusakan. Jika perubahan besar dilakukan demi kebutuhan manusia, kerusakan sesungguhnya sangat mungkin dan mudah untuk dicegah.
Kerusakan adalah barang yang ditemukan dalam keadaan rusak baik untuk kerusakan pada kemasannya, isi, dan mutu dari barang itu sendiri.

Jenis-jenis dari kerusakan dapat meliputi :

  • Wet
  • Breakage
  • Dented
  • Hole
  • Leaked
  • Open Seams
  • Hole
  • Deterioration

Kerusakan dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :

  • Concealed damage
  • Suspected damage

Post

TAMRON AF 18-270MM F/3.5-6.3 DI II VC PZD

In 1 on 4 April 1993 oleh sodik

 

 

 

Memperkenalkan 18-270mm F/3.5-6.3 Di II VC PZD (Model B008), Lensa zoom 15x yang paling ringan dan paling kecil di dunia, dengan PZD (PiezoDrive) Tamron pertama

 

Ringan, kompak, ultra high power lensa zoom 15x dengan PZD (PiezoDrive), dengan piezoelektrik auto fokus motor internal pertama dari Tamron dan dikhususkan untuk kamera DSLR dengan APS-C (Advanced Photo System Tipe C).

 

Pada 9 Desember 2010 di Saitama, Jepang – Morio Ono, Presiden dan CEO Tamron Co., Ltd., yang memimpin produk peralatan optik, mengumumkan peluncuran lensa kelas bawah yang luar biasa : Lensa zoom 15x yang paling ringan dan paling kecil di dunia, dengan diameter lensa 62mm, VC (Vibration Compensation) image stabilization dan sistem Motor ultrasonik Tamron pertama untuk lensa DSLR; PZD (PiezoDrive).

 

 

 

Tamron Model Ulang Tahun Ke 60

 

18-270mm F/3.5-6.3 Di II VC PZD (Model B008) adalah lensa ultra power zoom, kompak, dan sangat ringan dengan diameter 62mm. mengusung berat 450g, ini adalah lensa zoom all in one dengan motor AF nya Tamron PZD baru, ultrasonic motornya lebih cepat dan lebih halus ketika sedang melakukan fokus dengan auto fokus. 18-270mm Di II VC PZD, akan sangat mudah digunakan dan sangat portable – power zoom yang tinggi ini akan menawarkan fleksibilitas pada pengguna untuk memotret dalam berbagai situasi. Wide Zoom range dalam lensa 18-270mm menandakan lensa all purpose atau lensa sapu jagat untuk berbagai situasi.

 

Fitur Produk :

 

  1. 18-270mm F/3.5-6.3 Di II VC PZD menggebrak dengan jarak perbesaran zoom 15x untuk sebuah lensa dengan ukuran yang kompak dan ringan, dengan tambahan nilai dari properti Tamron VC (Vibration Compensation) Image Stabilization. Dengan 450g, panjang 88mm (dari ujung mounting lensa ke dasar lensa), dan 74.4mm diameter dengan diameter filter 62mm, adalah lensa yang kompak dan mudah dibawa.
  2. Tidak berisik atau silent, auto fokus berkecepatan tinggi dalam lensa yang kompak.
  3. Lensa ini memiliki jarak fokus yang minim, tepatnya 0.49m melalui jarak zoomnya dan rasio perbesaran maksimum 1:3.8.

 

DI II (Digital Intergrated Design): merupakan lensa exklusif yang digunakan untuk kamera DSLR (dengan APS-C size sensor), dengan desain optical yang nyaman dan optimal. Lensa ini tidak dapat digunakan oleh kamera DSLR dengan image sensor yang lebih besar dari APS-C size, atau 35mm film DSLR kamera.

 

Motor ultrasonik dibagi menjadi dua kategori berdasarkan prinsip yang menggunakan energi untuk menggerakkan motor: traveling wave motor dan standing wave motor. Traveling wave motor termasuk tipe ring motor ultrasonik telah digunakan pada 70-300mm F/4-5.6 VC USD seperti lensa lainnya, tetapi lensa ini mengusung teknologi yang terbaru, sedangkan PZD, merupakan fungsi yang terdapat dalam prinsip standing wave.

 

Standing wave ultrasonik motor merupakan voltase frekuensi tinggi untuk memanjang pendekkan elemen piezoelektrik (piezoceramic), motor ini menggerakan seluruh elemen dalam pergerakan standing wave. Batang baja adalah titik kontak elemen tersebut dengan rotor, dan bergerak dalam gerakan eliptikal dari gerakan memutar elemen yang bergerak, dan gesekan dari gerakan ini menggerakkan rotor. Standing wave ultrasonik motor memiliki kelebihan berbeda karena lebih kecil dari elemen utama traveling wave, dan karena itu lensa DSLR yang kompak.

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.